HILBA PLUS

kedudukan bisa menjadi penyebab kesepian

Posted by: hilbaplus on: June 5, 2009

MAU OBAT KUAT ALAMI ISLAM AMAN DAN MANJUR SERTA LEGAL ADA DEPKES POM MUH KLIK AJA LINK INI

Dalam kehidupan kita mengenal banyak sekali kedudukan. Mulai dari kedudukan sosial hingga kedudukan formal. Dari keduaukan sipil hingga kedudukan militer. Dari kedudukan jasmaniah hingga kedudukan ruhaniah. Kedudukan-kedudukan tersebut jika tidak kita tempati sebagaimana semestinya maka akan mengakibatkan ketidak seimbangan dan sekian proses dan problem psikologis hingga membuat kita terduduk dalam perenungan hingga pada akhirnya melemparkan diri kita dalam kehidupan sunyi, sepi, dan kesepian.

Dalam kehidupan sosial kita kenal kedudukan sosial seperti datuk, sesepuh, orang pintar, kiyai, tuan tanah, juragan. Dalam birokrasi pemerintahan kita kenal kedudukan Rt, Rw, Ketua kampung, Kepala Desa, Camat, Bupati, Kepala Daerah, Gubernur, Presiden, dan kedudukan-kedudukan tersebut dan kedudukan lainnya dapat menjadi salah satu penyebab darikehidupan yang sunyi, sepi, dan kesepian ?, jawabnya adalah karena beberapa hal berikut : (1) banyaknya tugas-tugas dan kewajiban-kewajiban sebagai konsukwensi dari kedudukan yang dimilikinya, (2) banyaknya persoalan-persoalan yang tak dapat diatasinya terkait dengan kedudukan yang dimilikinya, (3) tidak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan hal-hal diluar kepentingan kedudukannya, (4) kedudukan yang dimilikinya bukanlah kedudukan yang dinginkannya, (5) kedudukan yang dimilikinya tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dan tidak menjanjikan masa depan yang lebih baik, (6) bosan dengan yang dijalaninya dan ingin diganti kedudukan, (7) selalu diatur dengan hal-hal formal dan kaku sehingga tidak punya kebebasan.

Beberapa haldi atas cukuplah untuk menghantarkan seseorang ke dalam sekian proses dan problem psikologis hingga kadang larut dalam pemikiran dan perenungan yang melemparkan kita dalam sunyi, sepi, dan kesepian.

Prilaku yang bisa dilakukan oleh orang-orang kesepian modal ini adalah (1) menanggalkan jabatan, (2) kembali pada kedudukan semula, (3) menekuni sebuahm (4) hiburan, (5) bergadang, (6) mengasingkan diri, (7) mendorong orang lain untuk menggantikan kedudukannya, (8) berfoya-foya, (9) menyalah gunakan kedudukannya.

Untuk mengatasi kesepian tersebut maka dapatlah dipertimbangkan beberapa hal berikut (1) sebelum menerima sesuatu jabatan atau kedudukan pertimbangkanlah dengan baik semua hal yang bakal terjadi jika dia menerima jabatan tersebut, (2) laksanakanlah kewajiban-kewajiban yang ada dengan ikhlas dan semampunya, jangan memaksakan diri jika memang tidak mampu, (3) belajarlah menerima kedudukan tersebut dengan segala konsekwensinya, (4) buatlah diri kita merasa nyaman dan punya harapan dengan kedudukan yang kita jalani, (5) sediakan waktu untuk berlibur dan beristirahat disela-sela tugas yang kita jalani, (6) usahakan jangan menyalah gunakan kedudukan
Penulis Manajemen Kesepian adalah Badrudin Muhsin
HP: 085227044550 / 021-91913103 email/FB/YM : binmuhsin_group@yahoo.co.id

Leave a Reply

Blog Stats

  • 5,143 hits

Top Clicks

  • None

 

June 2009
M T W T F S S
« May   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

MyTwitt

Error: Please make sure the Twitter account is public.